Ilustrasi satu database

Database adalah sistem terstruktur untuk menempatkan data anda dan memberlakukan berbagai aturan pada data tersebut, dan aturan itu diatur oleh anda. Karena penting tidaknya masalah data tergantung pada kebutuhan pemiliknya. Mungkin masalah yang anda alami adalah besarnya ukuran data, sementara orang lain memiliki data yang lebih kecil tetapi sensitivitasnya menjadi perhatian utama. Hal-hal yang mungkin tidak terlihat, tetapi terjadi di belakang layar seperti, keamanan, menjaga keutuhan sebuah data, kemampuan untuk mengolah data dengan cepat dan terpercaya, ketahanan data saat digunakan banyak orang pada saat bersamaan, dan juga aman dari gangguan serta masalah yang terjadi pada perangkat keras tanpa merusak data tersebut.

Hal tersebutlah yang perlu kita lakukan disini, memahami bagaimana cara untuk mendeskripsikan struktur yang akan dibuat dan mendefinisikan aturan yang berlaku. Sehingga beberapa hal yang mungkin tidak terlihat dapat benar-benar terjadi.

Ilustrasi Dual Database

Kita sering keliru mengatakan bahwa database kita adalah Oracle, MySQL, SQL Server, MongoDB. Nama-nama tersebut bukanlah database, mereka merupakan sistem manajemen database (DBMS).

DBMS adalah perangkat lunak yang diinstal pada server atau komputer pribadi anda, yang digunakan untuk mengelola satu atau lebih database. Database memiliki data anda yang aktual dan aturan yang berlaku tentang data tersebut, sedangkan DBMS adalah program yang membungkus dan mengelola database tersebut serta aturan yang berlaku. Aturan tersebut bisa berupa tipe data, seperti integer atau string, atau gabungan dari keduanya.

Dalam praktiknya, sangat umum untuk memiliki banyak database, database yang berhubungan dengan pesanan dan informasi pelanggan anda mungkin akan sepenuhnya terpisah dengan database yang berkaitan dengan informasi sumber daya manusia. Di banyak organisasi, mereka mungkin tidak hanya memiliki banyak database, tetapi juga memliki banyak DBMS, karena terkadang salah satu DBMS mempunyai kelebihan daripada yang lain pada salah satu kategori.

Ada berbagai DBMS, yang dikategorikan dalam:
• Sistem Manajemen Database Relasional
• Sistem Database Hirarkis
• Sistem Database Jaringan
• Sistem Database Object-Oriented
• Sistem Datbase NoSQL

Banyak organisasi fokus pada Sistem Manajemen Database Relasional (RDBMS) karena sistem tersebut adalah yang paling umum digunakan, prinsip-prinsip database tersebut dapat diimplementasikan pada sistem lainnya, dan merupakan pembelajaran awal untuk sistem NoSQL.

Sebagian orang yang sudah padaham mengenai konsep dasar database dan hubungan antar database akan menggunakan sistem tersebut sebagai penjelasan tentang sistem NoSQL. Contoh RDBMS yang sering digunakan adalah Oracle, MySQL, SQL Server, SQLite,DB2, dll. Secara garis besar DBMS merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola database itu sendiri, setelah mengetahui perbedaan keduanya kita dapat memahami dasar-dasar database dan cara mengelolanya.