Kapan Kita Membutuhkan Database?

Sebelum melompat lebih jauh tentang database, dan fitur-fitur di dalamnya, kita akan mulai dengan alasan mengapa kita membutuhkan database, karena pada awalnya database memang dirancang untuk menyelesaikan masalah.

Mengapa kita membutuhkan database?

Ketika kita memiliki sejumlah data, dan kita ingin menyimpan data ini disuatu tempat. Data ini bisa berupa apa saja, bisa jadi tentang produk, karyawan, pelanggan, pesanan, dan lain-lain. Data ini juga bisa dalam berbagai format, seperti teks, tanggal, numerik, file dokumen, gambar, video, atau audio.

Sebagai contoh, saat kita memiliki data pelanggan di sebuah perusahaan, hal pertama yang kita pikirkan adalah untuk membuka spreadsheet. Kemudian mulai menuliskan apapun yang perlu disimpan, bisa jadi nama pelanggan, alamat, posisi, id dan sebagainya. Kita dapat menambahkan sebanyak mungkin data pelanggan, menghapus salah satunya, atau bahkan mengubahnya.

Database sederhana
Mungkin ini yang kalian pikirkan ketika mendengar kata database

Sekarang, kita memiliki beberapa jenis data yang tersimpan dalam spreadsheet sesuai kebutuhan kita. Itu mungkin cukup, karena hanya dengan memiliki sejumlah data bukanlah alasan yang tepat untuk memiliki sebuah database, dan itu bukanlah alasan utama. Masalahnya adalah apa yang terjadi selanjutnya, dan banyaknya potensi masalah yang akan terjadi.

Bagaimana jika kita memiliki data yang banyak, mungkin 10.000 pelanggan, apakah kita akan scroll terus spreadsheet kebawah sampai ke pelanggan 9999?!

Bagaimana keamanannya, apakah kita peduli jika ada orang lain yang dapat mengakses data kita?

Bagaimana jika secara tidak sengaja kita menaruh informasi yang sama, apakah boleh memiliki informasi yang sama pada spreadsheet?

Hal diatas membawa kita ke pertanyaan selanjutnya; Kapan kita benar-benar membutuhkan database?

Kita harus mempertimbangkan masalah berikut:

Ukuran

Kita mungkin memiliki ribuan bahkan jutaan baris pelanggan, atau informasi apapun.

Ketepatan

Ketika kita memasukkan data yang salah, spreadsheet mungkin akan mengabaikannya.

Keamanan

Jika data sensitive, dan kita perlu membatasi akses ke data itu untuk beberapa orang saja. Selain itu kita perlu tahu siapa saja yang membuat perubahan pada data tersebut.

Redundansi

Mempunyai banyak informasi yang sama dari data yang sama dapat menimbulkan konflik, kita memperlukan data unik yang tidak bisa diulang.

Pentingnya

Berbagai informasi penting tidak boleh hilang saat terjadi disconnect bahkan crash, seperti pesanan pelanggan, alergi pasien, pemesanan penerbangan dll.

Overwriting (Menimpa)

Mungkin akan lebih dari satu orang bekerja pada data yang sama, bisa 10 orang atau bahkan 100 orang sekaligus, dan semua orang melakukan perubahan sekaligus.

Jika masalah diatas menjadi pertimbangan kita untuk menjaga agar data tetap aman, terpelihara dan dapat diandalkan, mungkin saat ini kita sudah membutuhkan database.

Tags: